pdf download : Download
Assalamu'alaikum Wr. Wb. dan salam sejahtera,
Ekspedisi Spirit of Majapahit 2016 adalah ekspedisi napak tilas yang menggunakan kapal kayu dengan ukuran panjang 20 meter, lebar 4,5 meter, dan tinggi 2 meter, yang mampu membelah samudra hingga Tokyo, Jepang. Ekspedisi ini melibatkan tiga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman:
- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indryono Soesilo, yang menggagas ekspedisi ini.
- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli, yang melepas keberangkatan Kapal Spirit of Majapahit dari Jakarta menuju Jepang.
- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, yang menerima kru kapal setelah mereka berhasil tiba di Jepang.
Tujuan dari Ekspedisi Spirit of Majapahit adalah untuk membangkitkan dan melestarikan nilai-nilai sejarah budaya Nusantara yang berjaya pada abad ke-13. Kapal Spirit of Majapahit dibuat semirip mungkin dengan kapal asli Majapahit untuk menunjukkan rasa nasionalisme dan patriotisme, serta membuktikan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia adalah pelaut ulung.
Ekspedisi kali ini sangat luar biasa dan fenomenal. Kapal Spirit of Majapahit dinahkodai oleh Muhammad Amin yang berusia 71 tahun, bersama dengan enam anak buah kapal dan dua mahasiswa, yaitu Syahrir, Andi Irham, Wahab, Andi Rahman, Muhammad Affan Hafif, Najib Hasanul Arifin, Sumitro, dan Yamamoto. Mereka mengarungi samudra dari Pantai Marina Ancol Jakarta menuju Pontianak, Brunei Darussalam, Manila (Filipina), Kaoshiung (Taiwan), dan akhirnya berakhir di Jepang.
Kapal Spirit of Majapahit, yang dibuat di Sumenep, Jawa Timur, menyelesaikan pelayarannya selama lebih dari dua bulan hingga tiba di Jepang. Ekspedisi ini juga merupakan wujud dari salah satu dari lima pilar Presiden Joko Widodo dalam membangun budaya maritim. Selamat kepada para pejuang Ekspedisi Spirit of Majapahit yang telah mengharumkan nama bangsa Indonesia dan membuktikan kepada dunia bahwa siapa yang menguasai laut akan menguasai dunia.
Ekspedisi Spirit of Majapahit bertujuan untuk membangkitkan dan melestarikan nilai-nilai sejarah budaya Nusantara yang berjaya pada abad ke-13 serta merajut kembali persahabatan antara Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Ryukyu (Jepang) yang telah terjalin sejak dahulu. Sebelumnya, Ekspedisi Spirit of Majapahit pernah dilakukan pada tahun 2010 dan 2011, namun mengalami kendala dan gagal mencapai tujuan pada tahun 2011 akibat tsunami di Jepang. Untuk mendukung program Presiden Joko Widodo yang menginginkan Indonesia sebagai poros maritim dunia, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman kembali menggelar Ekspedisi Spirit of Majapahit pada tahun 2016. Keberhasilan kapal Spirit of Majapahit membelah samudra hingga Tokyo membuktikan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia adalah pelaut yang tangguh.